JAJANAN PASAR
Jajanan
pasar terdiri dari jenis kue tradisional Indonesia, warisan dari nenek moyang,
yang tidak lekang seiring berjalannya waktu. Sejak dulu hingga saat ini, keberadaan jajanan
pasar masih tetap
terpelihara dan permintaannya
selalu ada bahkan semakin besar.
Hal ini disebabkan karena jajanan pasar sudah begitu dikenal dan diingat oleh
setiap orang. Proses pengenalan jajanan pasar berawal dari seorang ibu yang
biasanya membawa oleh – oleh berupa kue saat ia pulang dari pasar. Bisa jadi
kue tradisional ini disebut jajanan pasar karena kue ini paling banyak dijumpai
di pasar tradisional. Di
setiap sentra pasar
tradisional, pasti akan
terdapat satu los khusus yang menjual berbagai macam jajanan
pasar. Proses pengenalan jajanan pasar memang cukup lama dan berlangsung secara
terus menerus. Untuk keluarga yang masih memegang tradisi zaman dulu,
membagikan jajanan pasar pada kerabat dan tetangga merupakan hal wajib yang
harus dilakukan pada hari – hari khusus (Yuyun Alamsyah, 2008).
Jajanan
pasar kenyataannya tidak tergerus oleh munculnya kue-kue modern yang muncul
dipasaran, bahkan tidak bisa digantikanoleh fungsi snack instan yang telah banyak
diproduksi oleh pabrik-pabrik besar.Seiring
perkembangannya, banyak juga hotel berbintang yang tidak malu – malu menyajikan
kue tradisional ini dengan kue modern lainnya. Hal ini disebabkan oleh karena
jajanan pasar memiliki bentuk, cita rasa, tekstur, dan penampilan yang lebih
menggoda selera (Budi Sutomo, 2012). Jajanan
pasar dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu
jajanan pasar tradisional dan
jajanan pasar modern. Jajanan pasar tradisional memiliki bentuk, rasa, dan
penampilan yang tidak mengalami perubahan atau tetap mempertahankan style asli.
Jajanan pasar modern merupakan jajanan pasar tradisional yang dimodifikasi sehingga
sebagian atau bahkan seluruh bentuk,
rasa,dan penampilannya berubah (Yuyun Alamsyah, 2008). Selain
jenis-jenis jajanan pasar yang beraneka ragam, menurut Budi Sutomo (2012:14),
teknik memasak dari jajanan pasar sendiri juga bervariasi. Bisa dikukus seperti
kue talam, bugis, kue putu, bolu kukus, dan sebagainya. Ada pula beberapa jenis
jajanan pasar yang dibuat dengan teknik digoreng seperti kembang goyang, onde –
onde, kue cucur, dan lain - lain. Ada pula dengan cara direbus seperti klepon, sagu
mutiara, dan biji salak. Selain itu, bisa juga dipanggang di atas api kompor dengan
media cetakan yang biasanya terbuat dari besi atau kuningan seperti kue cubit,
carabikang, kue pukis, dan lain-lain, ataubisa juga dengan menggunakan media
oven seperti membuat bika ambon dan kue sus.
Comments
Post a Comment